Jumat, 14 Mei 2010

THE ANALYSIS ECONOMIC ABILITY OF FARMER

THE ANALYSIS ECONOMIC ABILITY OF FARMER
IN REPLANTING RUBBER ESTATE
(HEVEA BRASILLIENSIS) IN SOUTH SUMATRA

Prof.Dr.H.Tirta Jaya Jenahar,SE.MS
Dosen STIE APRIN Palembang

ABSTRACT
The objective of this study is to analyze the economic ability of nonmodern and modern farmers in bearing the replanting cost of rubber estate, the ability of income farmer to handle cost of living and diference of replanting economic age. The data are collected multi stage sampling for district, subdistrict and village randomly for farmer hausehold and the data collection is on October 2004 till August 2005. the instrument is interview for 360 farmers hausehold 210 nonmodern farmers and 150 modern farmers as sample at 12 villages as representative of Musi Rawas, Muara Enim and Musi Banyuasin District in South Sumatra.The results indicate that the average income of modern and non modern farmers able to handle cost of living about 95 % and 87 %. Economic abilityof modern and non modern farmer able to bearing the replanting cost of their rubber estate about 68 % and 38 %. The economic age modern farmer higher than economic age non modern farmer. Pattern of smallholder rubber estate replanting due to with method of rubber estate replanting and economic ability of farmer. Expected can enhanced of smallholder rubber estate replanting.
Keyword : Analysis economic, economic age, smallholder rubber estate replanting .

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan ekonomis petani belum maju dan maju dalam membiayai peremajaan kebun karetnya, kemampuan pendapatan petani untuk membiayai kebutuhan rumah tangganya dan menganalisis perbedaan umur ekonomis serta merancang model peremajaan kebun karet rakyat berdasarkan kemampuan ekonomis petani. Pengumpulan data primer secara survei dengan penarikan sampel secara bertahap dilakukan secara proporsional dan diambil secara acak pada bulan Oktober 2004 sampai Agustus 2005 dengan mewawancara sebanyak 360 petani sampel pada 12 desa sebagai perwakilan dari Kabupaten Musi Rawas, Muara Enim dan Musi Banyuasin di Sumatera Selatan. Analisis data menggunakan analisis finansial pendapatan petani, metode penentuan umur ekonomis dan menggunakan analisis statistik uji nilai tengah.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan pendapatan rumah tangga petani maju yang mampu membiayai kebutuhan rumah tangganya sekitar 95 % relatif lebih tinggi dari petani belum maju sekitar 87 %. Kemampuan ekonomis petani maju yang mampu membiayai peremajaan kebun karetnya sekitar 68 % relatif lebih tinggi dari petani belum maju sekitar 38 %. Terdapat perbedaan umur ekonomis peremajaan karet petani maju sekitar 27 tahun dan petani belum maju sekitar 24 tahun.
Metode penentuan umur ekonomis dapat dilakukan dengan menghubungkan antara keuntungan usahatani karet dan biaya kebutuhan rumah tangga petani. Model peremajaan kebun karet rakyat secara mandiri dapat dilakukan berdasarkan tingkat kemampuan ekonomis petani. Tingkat kemampuan ekonomis petani dapat ditingkatkan melalui penerapan pola tanaman sela karet, pemanfaataan waktu luang untuk kegiatan produktif dan peningkatan harga jual bahan olah karet.
Kata kunci : kemampuan ekonomis, umur ekonomis dan model peremajaan kebun karet.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar